Dududududu aye aye

Dududududu aye aye


Nasib sial dialami Ee'van, Ee'rham dan Coklat yang harus diusir dari negara Korea oleh emak-emak di sana, lantaran iklan mereka yang kont*lvesial. Dalam iklan yang dibintangi oleh para anggota Black-Black ini sungguh tidak mencerminkan norma-norma yang berada di dalam negara tersebut. Hal itu yang membuat pencetus petisi, Cinta angkat bicara.
"Lo bisa bayangin enggak, tiga orang item jadi bintang iklan. Udel, daki, bulu ketek sampe keliatan. Muntah gue!" tegas Cinta yang diwawancarai oleh Ee'nun.
"Gara-gara iklan mereka bertiga, adek cewek gue yang kecil jadi rabun! Sampe sekarang belom sembuh-sembuh. Daripada mereka bertiga yang jadi bintang iklan mendingan gue, ya enggak. Secara gue kan cantik gitu," lanjut Cinta.
Bag bug bag bug!
Kursi terbang pun bermunculan ke arah Cinta, seketika Cinta pun jadi rata. Udah rata, eh malah tambah rata.
***
Sementara itu, ketiga anggota Black-Black bersiap pulang ke negaranya masing-masing, Zimbabwe. Sayangnya pemerintahan negara Korea enggan menyediakan pesawat untuk mengantarkan ketiganya, terpaksa deh mereka cuma dikasih modal ban buat nyebrang dari Korea ke Zimbabwe. Kini ketiga berdiri di depan pantai sambil megang ban karet.
"Kampret nih! Gara-gara si Tinja, kita diusir," keluh Ee'van.
"Ya parah nih, padahal dikit lagi kita jadi bintang ngetop, eh malah dikasih petisi kayak gini," keluh Coklat.
"Kita udah item, eh disuruh pulang ke Zimbabwe pake ban karet nyebarangin lautan, ntar malah jadi tambah gelap dah," keluh Ee'rham.
"Terus gimana nih? Jadi pulang?" tanya Ee'van.
"Jadi lah, lo mau di sini kita dimusuhin sama orang-orang. Emang ya si Tinja bangsat, enggak boleh liat orang seneng," ucap Coklat.
"Jangan deh, nanti aja pulangnya. Lo mau pas kita di tengah lautan tiba-tiba ban karetnya kempes?" ucap Ee'rham.
"Oh iya-iya, terus gimana?" tanya Coklat.
"Aha, kita culik si Tinja, kita jadiin rakit. Dia kan rata," jawab Ee'va.
"Wah, setuju. Ya udah nanti malam kita culik dia," kata Ee'rham
***
Malam harinya tiga anggota Black-Black menyusup ke kediaman Cinta. Karena udah malam, ketiga cowok ini pun enggak keliatan sama sekali. Dan dengan mudahnya mereka menangkap Cinta di rumahnya. Kok enggak diperkosa?
"Enggak napsu," sahut ketiga anggota Black-Black
Kenapa?
"Rata sih," lanjut mereka.
***
Singkat cerita ketiganya membawa Cinta di pantai, Cinta yang diiket tangan sama kakinya langsung berteriak.
"Jangaaaan! Jangan perkosa aku, maaaas! Aku mau, eh enggak mauuuu!" teriak Cinta
"Eh, Tinja, siapa yang mau merkosa lo, lagian kita enggak napsu sama elo! Kata Ee'van.
"Boh hong!", kata Cinta.
"Lagian juga engga berasa kalo begitu," kata Ee'rham.
"Syukurlah. Lo bertiga mau ngapain gue?!"
"Kita bertiga mau..." kata Coklat.
Dududududu aye aye!
Tiba-tiba Tsunami datang menyapu mereka berempat.

11 Responses to "Dududududu aye aye"

  1. cerita absurd macam apa ini
    wkwkkwkwkwkkwkw

    ReplyDelete
  2. Ini ceritanya parodi dari kasus ibu-ibu kemarin, Nik? Hati-hati bilang rata ke perempuan, nanti disemprot netizen. :(

    ReplyDelete
  3. sudah lama tidak main kesini, tapi, anda masih belum berubah ya :((

    ReplyDelete
  4. Ulasan artikel yang sangat menarik gan… jangan lupa visit balik disini

    ReplyDelete
  5. Permainan Sabung Ayam Online di Agen BOLAVITA , dengan minimal deposit hanya Rp 25.000 saja , dan minimal betting hanya Rp 10.000 saja sudah bisa mainkan permainan Sabung Ayam

    http://agensabungayam.logdown.com/post/7917623-cara-membuat-badan-ayam-bangkok-aduan-merah-semua

    Produk Kami Judi Sabung Ayam Online S128, SV388.

    https://www.sateayam.biz/
    https://m1.hj128.pw
    Daftar Sabung Ayam sv388
    Daftar Sabung Ayam Online S128

    Agen Sabung Ayam Online Bolavita Banyak Bonus dan Promo Mari Bergabung :

    Promo Sabung Ayam Terbaru 8x Win Beruntun.
    Bolavita Bisa Deposit Via OVO & GO-Pay.
    Sabung Ayam Deposit Via Pulsa XL & TSEL 25rb.

    Promo Promo BOLAVITA

    Telegram : +62812-2222-995
    Wechat : Bolavita
    WA : +62812-2222-995
    Line : cs_bolavita

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel